Agar Tidak Nyeri Otot Saat Perjalanan Mudik

mudik lebaran

Mudik telah jadi rutinitas bagi sebahagian besar penduduk Indonesia sebelum Idul Fitri. Perjalanan darat sewaktu belasan jam bahkan berhari-hari rela ditempuh demi berjumpa sanak saudara di kampung halaman. Rasa lelah pula susah terelakkan. Tidak jarang rintangan pada otot, tulang, & sendi serta menyerang karena terlampau lama duduk atau salah posisi menyetir. Seandainya dibiarkan, bukan tak mungkin saja ganjalan yg dinamakan muskuloskeletal itu bakal berujung pada rasa nyeri otot, bengkak, kekakuan, kelemahan, bahkan kelumpuhan otot.

Ditemui dalam temu fasilitas bertajuk “Rehabilitas Muskuloskeletal”, dokter spesialis ilmu kedokteran fisik & rehabilitasi Arif Soemarjono sharing kiatnya supaya para pemudik bebas dari masalah muskuloskeletal.

Berikut tips Agar Tidak Nyeri Otot Saat Perjalanan Mudik :

1. Beristirahatlah sekali setiap 40 kilometer. Manfaatkan waktu tersebut untuk meregangkan tubuh yang kaku.

2. Saat menyetir, gunakan bantal untuk menjanggal pinggang supaya postur tubuh tetap tegak.

3. Jaga jarak antara tubuh dan roda kemudi. Jangan terlalu jauh dan jangan terlalu dekat. Pastikan posisi tetap membuat tubuh terasa rileks.

4. Sandaran kepala juga perlu diperhatikan. Atur sandaran kepala sehingga dapat disenderi bagian kepala hingga bagian atas belakang.

5. Jangan gunakan sepatu atau sandal yang terlalu ketat saat menyetir. Dengan begitu, darah mengalir lancar sehingga tidak mudah lelah dan pegal-pegal.

6. Bagi pemudik yang menggunakan motor, sangat disarankan untuk mengenakan korset supaya postur tubuh tetap terjaga.

Facebook Comments